Sejarah Pertempuran Pertama Kali Angkatan Laut Indonesia, Pimpinan Kapten Marsadi Yang Baru Berusia 18 Tahun

46
947
SEJARAH pertempuran laut pertama sesudah proklamasi 17 Agustus 1945. Pertempuran laut pertama yang dilakoni angkatan perang Indonesia.

Selat Bali, Minggu, 5 April 1946. Fajar menyingsing di ufuk timur. Hari baru tiba. Dua perahu Madura yang ditumpangi Pasukan M masih terkatung-katung di laut. Bergerak perlahan. 

Pantai Penginuman, Jembrana, Bali sudah di depan mata, sekitar dua mil lagi. Di balik kabut pagi, dari arah Cupel, tiba-tiba muncul kapal yang cukup besar. Ternyata, dua LCM (Landing Craft Mechanized) milik Belanda yang sedang patroli. 

Dua awak perahu yang masing-masing memuat 40 orang itu mendayung sekuat tenaga, agar lekas mencapai tepian. Apa hendak kata, LCM lebih kencang. 

Pasukan M sedang mengemban tugas suci yang mulia. Antara lain mengabarkan proklamasi kemerdekaan ke Bali, bagian dari perjuangan mendirikan Republik Indonesia.

Anggota pasukan ini kebanyakan pelajar Sekolah Pertanian Malang. Pemimpin mereka bernama Kapten Markadi, anak muda berusia 18 tahun. 

Sebelum LCM itu semakin mendekat, Kapten Markadi menyuruh pasukannya melepas seragam hitam-hitam yang mereka kenakan dan menyembunyikan senjata, biar dikira nelayan. Tapi tetap dalam posisi siap tembak. 

Dua LCM itu mendekati perahu terdekat, perahu yang ditumpangi Kapten Markadi. Dalam jarak kira-kira 5 meter, 2 orang Belanda yang berada di LCM terdepan mengarahkan senjata Watermantel. 

Dalam bahasa Belanda, mereka memberi perintah, “berhenti!”. Kemudian meminta awak di perahu itu melempar tali. 

Atas saran Sumeh Darsono, Kapten Markadi mengambil tali dan berdiri di ujung perahu. Laksana koboi, Sang Kapten memutar-mutar tali itu di atas kepalanya. Dia mengulur waktu. 

Orang Belanda itu kembali berteriak meminta tali segera dilempar. Nampaknya mereka akan menarik perahu “nelayan” Kapten Markadi ke Gilimanuk. 

Tali itu dilempar. Tapi saat akan diraih, Kapten Markadi menariknya. Sandiwara itu dilakukannya berkali-kali. 

Kini, riak gelombang mendekatkan jarak mereka. LCM dan perahu nyaris menempel. Bahkan mereka saling mendengar percakapan. Waktu itulah seorang Belanda berteriak, “God, ze hebben spuiten! (mereka punya bedil!).”

Kapten Markadi yang mengerti bahasa Belanda langsung menceburkan diri ke laut, seraya memberi perintah, “tembak!”

Kemenangan Pertama!

Perang laut pertama pecah. Tidak semua awak di perahu itu ikut bertempur. Beberapa hanya tiarap, mereka ini umumnya tidak memiliki senjata. 

Belanda membalas serangan Pasukan M dengan mitraliur berat jenis browning kaliber 12,7 mm. Namun, karena terlalu dekat, dan posisi LCM lebih tinggi dari perahu Madura, tembakan Belanda hanya mengenai tiang layar. Pasukan M menang posisi. 

Kapten Markadi yang tadi terjun di lambung sebelah kanan perahu muncul di lambung sebelah kiri. Dia dibantu rekan-rekannya naik. 

Belanda nyaris putus asa karena tembakan mereka tidak maksimal. Mereka lalu menabrak perahu Kapten Markadi. Beberapa orang jatuh ke laut. Tapi naik lagi dibantu pasukan lainnya. 

LCM itu main tabrak lagi. Berkali-kali. Saat aksi tabrak-tabrakan itulah Kapten Markadi memerintahkan Pasukan M serempak melempar granat ke dua LCM Belanda. 

Satu LCM meledak. Empat awaknya tewas. Satu LCM lainnya berhasil melarikan diri dengan keadaan terbakar pada bagian dek dan lambung kapal. 

Sambil mundur ke arah Gilimanuk, LCM itu terus menembak. Tapi tak satupun mengenai sasaran. 
Laporan Angkatan Laut Belanda mengabarkan, dalam perjalanan menuju pangkalannya di Gilimanuk, LCM itu tenggelam juga pada akhirnya. Awak kapalnya selamat. 

Angkatan perang Indonesia mendapatkan kemenangan pertamanya di laut. 

Tak mau larut dengan kemenangan kecil itu, Kapten Markadi segera memerintahkan kedua perahu Pasukan M untuk memutar haluan kembali ke Banyuwangi. 

Dia menduga akibat pertempuran laut itu Belanda akan mengamuk dan mendatangkan pesawat-pesawatnya. Tak ada angin bertiup. Arus laut yang sangat deraslah yang menggiring dua perahu Pasukan M ke Banyuwangi. 

Dokumen Bersejarah

Pertempuran laut itu diberitakan oleh kantor berita Antara, 17 April 1946. Judul beritanya “Pertempoeran Laoet di Selat Bali”. Naskah asli dokumen bersejarah ini awak temukan di Arsip Nasional Republik Indonesia. Berikut cuplikannya…
Yogja,17/4 (Antara)

Pada tg 8/4 di Selat Bali terjadi pertempuran laut  yang hebat antara kapal bermotor Belanda dan dua perahu layar Indonesia.

Perahu2 layar tersebut dalam perjalanan ke Bali. Sekonyong-konyong bertemu dengan dua kapal bermotor Belanda (satu kata tak terbaca) yang bersenjata lengkap dan memerintahkan supaya perahu-perahu layar Indonesia itu menyerah.

(satu kata tak terbaca) tetapi perahu2 layar tersebut tidak menghiraukan perintah tersebut. Salah satu dari perahu itu kemudian dikejar oleh kapal bermotor Belanda itu, dan setelah dekat pihak Belanda memerintahkan lagi supaya menyerah. 

Perintah itu dituruti oleh nakhoda perahu layar yang dikejar tadi, tetapi tiba-tiba pihak Belanda memberi komando: “Tembak!”

Nakhoda perahu layar itu tidak menyangka bahwa akan terjadi peristiwa sedemikian dan dengan cepat diberikannya pula komando kepada anak buahnya: “Tembak!”

Pada saat itu juga pertempuran hebat lalu terjadi. Berkat ketangkasan anak buah perahu-perahu layar Indonesia itu, mereka berhasil mematahkan perlawanan Belanda tersebut.

Dari pihak Belanda tewas juru mudinya, penembak mitraliyurnya dan kapten kapalnya. Setelah itu kapal Belanda di atas melarikan diri. Dari pihak Indonesia kita: satu orang hilang satu orang luka. 

Naskah berita disesuaikan dengan EYD tanpa merubah isi dan struktur penulisan. Perubahan hanya pada “oe” menjadi “u”, “jang” menjadi “yang”, dan seterusnya. 

Antara memberitakan perang laut itu terjadi pada tanggal 8 April 1946. Setelah memeriksa dengan seksama, yang betul 5 April 1946. Ketidakakuratan ini bisa dipahami mengingat berbagai keterbatasan-keterbatasan masa itu. Masa perang, kawan! 

Saudara sekalian…senarai kisah di atas diangkat dari bukuPasukan M–Pertempuran Laut Pertama dalam Sejarah RI yang ditulis oleh Iwan Santosa dan Wenri Wanhar. 

Ya, 2012 lalu awak bersama Ketua Ong (sapaan awak pada Iwan Santosa, dia wartawan Kompas), berjibaku berburu dan meramu buku itu. Nah, cerita pertempuran di atas, bagian awak. Tanya saja Ketua Ong…

Facebook Comments

46 KOMENTAR

  1. 521702 956604Hmm is anyone else encountering problems with the pictures on this blog loading? Im trying to figure out if its a difficulty on my finish or if it is the blog. Any responses would be greatly appreciated. 508995

  2. 179570 347160Its a shame you dont have a donate button! Id without a doubt donate to this brilliant weblog! I suppose for now ill settle for book-marking and adding your RSS feed to my Google account. I look forward to fresh updates and will share this weblog with my Facebook group. Chat soon! 195522

  3. When I initially commented I appear to have
    clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and now every time a comment is added I
    get four emails with the exact same comment.
    Perhaps there is a means you can remove me from that service?
    Many thanks!

  4. 358344 159793If youre needing to produce alteration in an individuals llife, during i would say the Are typically Bodyweight peeling off pounds training course are a wide path inside the direction of gaining any search. la weight loss 540591

  5. 425571 526358More than and over once again I like to take into consideration this problems. As a matter of fact it wasnt even a month ago that I thought about this extremely thing. To be honest, what could be the answer though? 654089

  6. It’s appropriate time to make some plans for the future and it’s time to be happy.
    I have read this post and if I could I desire to suggest you few interesting things or tips.
    Maybe you could write next articles referring to this article.
    I want to read even more things about it!

  7. 489391 429698I genuinely enjoy your internet site, but Im having a issue: any time I load 1 of your post in Firefox, the center with the web page is screwed up – which is bizarre. Might I send you a screenshot? In any event, keep up the superior work; I definitely like reading you. 677646

  8. I have been browsing on-line more than three hours nowadays,
    but I by no means found any interesting article like yours.
    It is lovely value sufficient for me. In my view,
    if all web owners and bloggers made good content material as you did,
    the internet can be a lot more helpful than ever before.
    natalielise plenty of fish

  9. Simply desire to say your article is as astonishing. The clarity in your post is just great and i can assume you
    are an expert on this subject. Well with your permission allow me to grab your RSS feed to keep updated with forthcoming
    post. Thanks a million and please continue the gratifying work.

  10. 213290 883344Great paintings! This is the kind of info that really should be shared around the internet. Disgrace on Google for now not positioning this publish upper! Come on over and speak more than with my web site . Thanks =) 929469

  11. you’re in point of fact a good webmaster. The web site loading velocity is incredible.
    It sort of feels that you’re doing any distinctive trick. Also,
    The contents are masterpiece. you’ve performed a excellent activity
    on this subject!

  12. I like what you guys are up to. Such clever work and reporting! Carry on with the excellent works guys. I have incorporated you guys to my blogroll. I think it’ll improve the value of my web site. 🙂

  13. This design is wicked! You definitely know
    how to keep a reader entertained. Between your wit and your videos,
    I was almost moved to start my own blog (well, almost…HaHa!) Excellent job.

    I really enjoyed what you had to say, and more than that, how you
    presented it. Too cool!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here