Kunker Pembahasan Ranperda Penyertaan Modal, Pimpinan DPRD Sulbar Singgung Jamkrida

3
900
Foto : Munandar Wijaya Ramlan Selaku Pimpinan DPRD Sulawesi barat bersama Pemerintah Provinsi Banten saat Melakukan Kunjungan Kerja yang Membahas penyertaan Modal Daerah Ke Bank BPD
Foto : Andi Mappangara dan Munandar Wijaya Selaku Pimpinan DPRD Sulawesi barat bersama Pemerintah Provinsi Banten saat Melakukan Kunjungan Kerja yang Membahas penyertaan Modal Daerah Ke Bank BPD

FOKUS7.COM – Dalam rangka pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Penyertaan Modal Provinsi Sulawesi Barat pada Bank BPD Sulselbar. Andi Mappangara (Ketua DPRD Sulbar) dan Munandar Wijaya (Wakil Ketua) melakukan Kunjungan Kerja ke kantor Gubernur Banten. Jum’at, (13/05/2016).

Kunjungan tersebut diterima oleh Yadi Mulyadi, S.STP, M.Si Kabag Bina Keuangan Biro Ekonomi dan Pembangunan Prov. Banten serta pimpinan SKPD lainnya di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Provinsi Banten sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Foto : Munandar Wijaya Ramlan Selaku Pimpinan DPRD Sulawesi barat bersama Pemerintah Provinsi Banten saat Melakukan Kunjungan Kerja yang Membahas penyertaan Modal Daerah Ke Bank BPD
Foto : Munandar Wijaya Ramlan Selaku Pimpinan DPRD Sulawesi barat bersama Pemerintah Provinsi Banten saat Melakukan Kunjungan Kerja yang Membahas penyertaan Modal Daerah Ke Bank BPD

Melalui BBM (BlackBerry Messenger), Munandar menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penyertaan modal daerah di Bank BPD Jawa Barat yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Banten itu sendiri, sehingga kita dapat mengetahui dampak positif dan negatifnya.

“Jadi kita datang untuk mengetahui terkait penyertaan modalnya di Bank Jawa Barat, prosesnya bagaimana dan apa-apa saja yang dialami khususnya dampak positif dan negatif dari penyertaan modal ke Bank Daerah,”.

Selanjutnya, Munandar menambahkan bahwa Provinsi Banten ini adalah pecahan dari Jawa Barat sehingga punya kemiripan dengan kita di Provinsi Sulawesi Barat yang lepas dari Sulawesi Selatan.

Sekedar untuk diketahui, Selain membahas tentang Ranperda penyertaan modal yang rencananya akan diterapkan di Sulbar, Munandar juga mengatakan akan membuat lembaga Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) sebagai wadah penjamin untuk masyarakat.

” Jadi Jamkrida ini penting untuk dibentuk, bukan hanya Perda penyertaan modal saja,” Ungkapnya

Dalam pembahasan itu, Munandar menilai, hal tersebut sangat positif karena dengan adanya penyertaan modal ini bisa membantu masyarakat Khususnya masyarakat pelaku usaha kecil, menengah dan atas. sehingga jaminan untuk bantuan modal usaha itu jelas dan di prioritaskan untuk masyarakat.

” Ini masukan yang sangat bagus, Agar penyertaan modal tidak sekeder penyertaan saja, akan tetapi benar-benar bermanfaat untuk pelaku usaha di masyarakat sulbar, “. Pungkasnya

Facebook Comments

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here