Cara Menghitung Suara Caleg DPRD Yang Dapat Kursi

0
147

FOKUS7.COM – Dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, disebutkan seluruh partai politik akan diikutkan dalam penentuan kursi di DPRD, berapa pun suara yang diperoleh di Pileg.

Seluruh partai politik peserta pemilu diikutkan dalam penentuan perolehan kursi anggota DPRD provinsi dan DPRD (kabupaten/kota).” ikutip kumparan

– Pasal 414 Ayat 2 UU Pemilu

Metode yang disepakat adalah Sainte Lague. yaitu suara sah partai politik dibagi dengan bilangan pembagi ganjil.

Dalam hal penghitungan perolehan kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, suara sah setiap partai politik dibagi dengan bilangan pembagi 1 dan diikuti secara berurutan oleh bilangan ganjil 3, 5, 7, dan seterusnya.” – Pasal 415, Ayat 3, UU Pemilu.

Berikut langkahnya:

1. Mengetahui alokasi kursi tiap dapil (cek di sini)

2. Mengetahui suara sah tiap parpol, yang diperoleh dari coblosan untuk logo parpol atau caleg di surat suara.

3. Perolehan suara sah seluruh parpol dibagi dengan bilangan ganjil 1, 3, 5, 7, dan seterusnya sesuai alokasi kursi di tiap dapil.

4. Hasil pembagian di atas kemudian diperingkatkan berdasarkan suara terbanyak untuk mengetahui perolehan kursi masing-masing partai.

5. Jumlah kursi yang didapat parpol tersebut diisi oleh caleg dengan suara terbanyak secara berurutan.

Berikut simulasinya sekiranya di dapil punya alokasi 5 kursi:

Sainte Lague, CONTOH PERHITUNGAN PENENTUAN CALEG YANG DAPAT KURSI
Cara membaca tabel:

Partai A (900.000 suara) dibagi 1 (900.000), dibagi 3 (300.000), dibagi 5 (180.000), dibagi 7 (128.571), dibagi 9 (100.000).

Partai B (500.000 suara) dibagi 1 (500.000), dibagi 3 (166.667), dibagi 5 (100.000), dibagi 7 (71.428), dibagi 9 (55.000).

Dan seterusnya.

Kemudian hasil pembagian itu ditandai (dalam tabel: warna hijau) berdasarkan angka paling besar.

Dari tabel di atas, akhirnya diketahui Partai A mendapatkan jumlah 3 kursi di dapil tersebut, Partai B dapat 1 kursi, Partai C dapat 1 kursi, Partai D dan E tidak mendapatkan kursi. Parpol yang mendapatkan kursi, menyerahan kursi itu kepada caleg dengan suara terbanyak secara berurutan.

Partai yang tidak mendapatkan kursi di dapil itu, maka gagal masuk DPRD Provinsi/Kabupaten atau Kota. Kumparan.nzr

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here